“You don’t have to brush your teeth – just the ones you want to keep.” (unknown)

Tutup odol lucu

link

Dengan tutup odol ini kegiatan sikat gigi menjadi kegiatan yang penuh tawa. Bentuknya seperti anjing atau kucing yang sedang menutupi mulutnya dengan tangan mereka karena mual ingin muntah. Tangan tersebut dapat dibuka untuk mengeluarkan odol.

 

Dispenser odol otomatis

link

Dengan dispenser elektrik ini, Anda tinggal menaruh sikat gigi Anda di bawah dispenser, secara otomatis dispenser akan mengeluarkan pasta gigi dengan jumlah yang tepat.

Alat pemencet odol

link

Dehngan alat plastik seharga USD 4.39 ini kita dapat menghabiskan seluruh isi odol sampai titik penghabisan. Alat ini dapat memelintir tabung plastik odol hingga seluruh isinya dikeluarkan.

 

Sikat gigi otomatis

link

Crest, produsen pasta gigi ternama menciptakan sebuah revolusi baru dalam bersikat gigi. Dengan sikat gigi elektrik ini, kita tidak perlu lagi mengulaskan odol pada bulu sikat, sebab hanya dengan menekan sebuah tombol, sikat gigi ini akan mengeluarkan odol cair yang khusus dibuat untuk sikat gigi ini. Odol cair tersebut dijual dalam bentuk kantong refill.

Sikat gigi tenaga surya

link

Sikat gigi elektrik bertenaga batere  saat ini sudah banyak beredar di pasaran. Namaun sebuah perusahaan di Jepang , Shiken, menciptakan model yang bertenaga sinar matahari. Dan hebatnya kecuali merubah energi sinar matahari menjadi energi getar, sikat gigi ini mampu menghasilkan elektron- elektron yang dapat mengikis karang gigi tanpa menggunakan pasata gigi.

 

Sikat gigi bambu

 

link

Sikat gigi buatan Korea ini ini diklaim memiliki bulu yang sangat lembut. Bulu sikat ini dilapisi lapisan arang bambu berukuran nano. Tidak disebutkan apakah gigi pemakainya akan berubah menjadi hitam atau tidak.

Sikat gigi untuk berkumur

link

Sikat gigi ini mampu menyelesaikan permasalahan banyak orang yang tidak mampu menunduk terlalu rendah untuk mengambil air keran pada saat berkumur. Pegangan sikat gigi ini dapat membelokkan air dari keran langsung ke mulut kita, sehingga kita tidak perlu menunduk terlalu rendah.

 

Posted by Adi Widjaja, M.Sc.

About thesmallideablog

Entrepreneur & teacher

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s