perCushion

link

Sebuah bantal yang dapat berhubungan langsung dengan HP Anda lewat bluetooth. Anda dapat ngobrol sambil tiduran, sangat cocok buat terima telepon dari orang yang disayangi juga yang terlalu banyak omong. Bantal yang dibuat oleh Urban Tool ini dibanderol USD 535.

Bantal gamer

link

Sebuah inovasi dari Jepang, sebuah bantal untuk para gamer sejati. Dengan bantal ini kita dapat menyenderkan badan kita ke arah depan, sehingga dapat tetap berkonsentrasi namun tidak mudah lelah.

Glo Pillow

link

Sebuah bantal untuk pasangan tidur bertanggungjawab. Bantal hasil kreasi Ian Walton dari Embryo dan Eoin McNally ini dilengkapi dengan jam dan alarm tanpa suara untuk membangunkan penggunannya. Bantal ini dapat memancarkan sinar cukup terang untuk membangukan penggunannya pada waktu yang telah ditentukan.

Speaker pillow

link

Bantal yang dinamai Sound Asleep Pillow ini dilengkapi dengan speaker di dalamnya. Anda tinggal menghubungkannya dengan iPod atau MP3 player yang lain, sehingga Anda dapat tidur dengan mendengarkan alunan lagu lembut kesayangan Anda.

Bantal pangkuan

link

Banyak orang yang membutuhkan perasaan sayang dari seorang wanita, namun tidak dapat memenuhinya, di Jepang, tersedia sebuah bantal berbentuk (maaf) paha wanita untuk meletakkan kepala kita.

Bantal alarm getar

link

Bantal buatan Vessel Jepang ini dilengkapi dengan jam dan alarm getar, sehingga dapat membangunkan penggunanya tanpa membangukan pasangan tidurnya.

Bantal pelukan

link

Sama juga di Jepang, tersedia Boyfriend Arm Pillow, berbentuk pelukan lengan pria lengkap dengan baju lengan panjangnya. Diperuntukkan bagi wanita- wanita yang mendambakan kasih sayang dari seorang pria.

Polar memory foam pillow

link

Bantal canggih ini menggunakan busa pengisi yang mampu mencetak bentuk kepala dan leher Anda, sehingga penggunanya akan memperoleh kenyamanan yang optimal. Ditambah bantal ini empat kali lebih dingin dibandingkan dengan bantal sejenis.

Bantal anti dengkur

link

Bantal buatan Francebed dari Jepang ini mampu bergetar bila penggunanya mendengkur hingga batas tertentu, sehingga secara reflek penggunanya akan merubah posisi tidur yang diharapkan dapat mengurangi intensitas dengkurannya.

Posted by Adi Widjaja, M.Sc.

About thesmallideablog

Entrepreneur & teacher

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s