Genap setahun ini kami dianugerahi seorang putri bernama Ruby, dan selama setahun pula kami mengalami berbagai kebahagiaan dan kerepotan yang saya yakin dialami oleh semua orang tua. Berikut adalah inovasi yang bagi istri dan saya sendiri sudah sangat membantu dan yang menurut kami akan membantu kami bila kami memilikinya dalam kurun waktu setahun terakhir ini. Beberapa barang mungkin sudah ada ketika kita masih bayi, namun beberapa barang mungkin akan membuat perdebatan antara kita sebagai orang tua dengan kakek dan neneknya.
Sendok obat
Sendok obat yang didesain dapat menampung cairan hingga 10 ml, sangat membantu pada saat kita harus meminumkannya ke anak. Bentuknya yang seperti tabung reaksi memungkinkan kita mencampur puyer dan mencegah dari tumpah bila anak menggelengkan kepalanya atau meronta- ronta. Beberapa merek bahkan dilengkapi tutup silikon sehingga mudah untuk dibawa.
Dot peristaltik
Dot ini didesain sesuai dengan bentuk puting ibu, dan didesain agar mekanisme minum anak mendekati bila anak terbut menetek dari ibunya. Dengan dot ini, risiko bingung puting (tidak mau berpindah dari puting ibu ke dot) dapat di hindari. Kelebihan lain adalah tidak membuat sempit bentuk mulut dari anak , karena dia tidak menyedot dengan mulutnya, namun dengan tenggorokannya seperti yang dilakukannya bila menetek.
Electric steam sterilizer
Dengan alat ini kita dapat mensterilkan dot tanpa repot lagi merebus air. Kita tinggal mengisi air dan menyalakannya, uap air yang panas akan mensterilkan semua alat yang kita masukkan ke dalamnya. Alat ini akan otomatis mati bila waktu sterilisasi telah cukup, sehingga kita tidak perlu menunggui, dan menggunakan waktu yang berharga untuk melakukan hal yang lain.
Electric breast pump
Ada kalanya seorang ibu tidak dapat menyusui bayinya karena bayinya tertidur atau payudaranya terluka. Dengan alat ini seorang ibu tidak perlu berlelah- lelah memompa ASI secara manual, bahkan dapat dilakukan sambil tidur. Beberapa merek bahkan dilaporkan oleh banyak ibu mampu menghasilkan ASI lebih banyak dibanding dengan cara manual.
Infra red ear thermometer
Dengan thermometer ini kita bisa dengan cepat (sekitar 3 detik) dapat mengukur suhu tubuh anak, tinggal memasukkan ke lubang telinga dan tekan tombolnya, suhu akan terbaca di layar tersedia. Hebatnya beberapa alat dapat merekam suhu yang telah diperiksa dan dapat memberi tanda peringatan bila suhunya terlalu panas.
Kursi mandi
Kami tidak memiliki yang satu ini, tapi pasti akan menjadi list barang kami untuk anak kami selanjutnya terutama bila memiliki anak yang aktif seperti putri kami pertama. Dengan kursi ini bayi dapat ditidurkan dan didudukkan tanpa kita takut anak tersebut terpeleset atau terjengkang di dalam ember mandi atau bathtub.
Meja ganti
Biasanya dialasi sebuah matras tipis dan dilengkapi lemari serta laci untuk menyimpan keperluan bayi kita. Dengan meja ini kita tidak usah terlalu sering membungkuk pada saat kita harus membedaki, mengganti popok, atau mengganti pakaian bayi kita. Beruntung kami mendapatkan warisan dari saudara kami, meja yang kami gunakan telah dipakai 13 bayi sebelumnya.
Pagar untuk bayi
Sepertinya tidak manusiawi, namun terkadang dalam saat- saat tertentu (ke toilet, memasak, dan lain- lain) kita harus meninggalkan bayi kita tanpa pengawasan, dengan pagar ini kita dapat membatasi sebuah tempat yang telah kita pastikan aman dari berbagai hal sehingga tanpa pengawasan bayi kita tidak akan melakukan hal- hal yangberbahaya, terutama bila bayi kita sudah mulai bisa merangkak, berjalan, bahkan memanjat.
Kereta untuk bayi hingga batita
Kebanyakan kereta bayi/ stroller tidak didesain untuk semua umur. Beberapa hanya dibuat untuk rentang waktu yang sangat pendek. Beruntung kami berhasil memperleh sebuah stroller yang dapat direbahkan horisontal sehingga dapat digunakan pada saat anak kami masih bayi, dan masih tetap dapat digunakan hingga anak kami nanti berusia 3 tahun.
Posted by Adi Widjaja, M.Sc.









